Tag Archives: pesan mengerikan

Mengerikan Pesan yang Ditinggalkan Oleh Pembunuh

Telah kita ketahui bahwa sebuah kasus pembunuhan yang dilakukan pasti tidak meninggalkan jejak mereka untuk para polisi, dengan tujuan supaya tindak kejahatan yang dilakukan tidak terungkap. Tapi, seorang polisi akan melakukan berbagai macam cara untuk membongkar setiap kasus yang terjadi, supaya terbongkar semua maksud dari kasus yang tersangka lakukan bertujuan untuk apa.

Tapi jangan salah, gak semua kasus kejahatan yang kita lihat terjadi tanpa ada jejak. Karena, ada pada sebagian kasus kejahatan atau pembunuhan, seorang tersangka ada yang sengaja meninggalkan sebuah jejak atau pesan pada tempat kejadian. Kita, tidak pernah tau apa yang ada dalam pikiran orang tersebut, sebab dari pesan yang tinggalkan membuat kita menjadi takut, itu juga bisa menjelaskan seorang manusia bisa melakukan suatu hal yang ada diluar batas kewajaran. 

Disini kita akan membahas kasus pembunuhan, dan seorang pelaku telah meninggalkan sebuah pesan yang berbagai macam kata yang ditulis oleh sang pelaku. Mari kita simak beberapa ulasan dibawah ini !

Pesan dari Seorang Pembunuh

Pembunuh Berantai yang Minta Untuk Segera Ditangkap

Seorang yang bernama Frances Brown, ditemui telah meninggal dunia dengan luka tusukan di sebuah apartemen miliknya di Chicago pada tahun 1945. Selain korban yang ditemukan Agen Sbobet, polisi juga menemukan sebuah pesan yang ditinggalkan oleh sang pelaku. Pelaku menulis pesan yang ditaruh di atas mayat tersebut menggunakan sebuah lipstik. Dan yang kalian harus tau apa yang pelaku tulis, sang pelaku menulis kata kata yang sangat mengerikan, “ for God’s sake catch me before I kill any more. I can’t control myself anymore “. Yang mana artinya dia minta segera ditangkap sebelum melakukan kasus pembunuhan yang akan lebih banyak lagi, karena dia sudah gak bisa mengontrol diri nya sendiri. 

Dari pesan yang ditulis telah dijuluki sebagai “ Lipstick Killer “. Dimana ada 2 kasus pembunuhan dengan pelaku yang sama, seperti sebuah kasus mutilasi dan penculikan yang terjadi pada Suzanne Degnan, yang baru saja berusia 6 tahun. William Heirens merupakan seorang mahasiswa dan seorang pencuri, telah mengakui kasus kejahatan yang ia lakukan. Dan mengaku bahwa ia telah mempunyai sebuah kepribadian lain, yang mana membuat ia menjadi keliaran dan menjadi seorang pembunuh. 

Seorang Gadis yang Membunuh Karena Ia Bisa Melakukan

Mary Bell adalah gadis berusia 11 tahun, ia merupakan seorang psikopat. Gadis ini telah melakukan sebuah kasus pembunuhan yang sangat mengerikan, kasus pertama yang ia lakukan menimpa kepada Martin Brown yang mana baru berusia 4 tahun. Martin Brown ditemukan di sebuah rumah dengan keadaan yang sudah tidak bernyawa, saat dalam keadaan evakuasi di tempat kejadian juga terdapat sebuah pesan mengerikan yang berkata “ saya membunuh, dan saya akan datang kembali “. Namun pesan itu ditemukan di tempat pengasuhan anak yang berada di Newcastle, Inggris. 

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Mary Bell tidak hanya itu saja, ternyata benar dia telah melakukan kasus pembunuhan keduanya, dan terjadi hanya dengan selang waktu 1 bulan saja. Kasus keduanya kali ini juga terjadi sama dengan anak kecil yang menjadi korbannya, Brian Howe berusia 3 tahun. Anak ini telah ditemukan dengan luka cekikan yang membuatnya tewas, dan meninggalkan sebuah jejak terdapat sebuah huruf M diukur pada tubuhnya. Dari kasus 2 kasus yang dilakukan oleh Mary Bell, ia mendapatkan hukuman dikurung hingga ia berusia 23 tahun. Karena kalau tidak bisa membahayakan anak kecil lainnya yang mana bisa dibunuh olehnya. 

Hukuman Untuk Tukang Selingkuh

Pada tahun 2012, telah ditemukan sebuah mayat yang bernama Brown-Cox. Tapi tidak hanya mayat tersebut yang ditemukan, ternyata disamping mayat tersebut ditemukan sebuah senjata tajam yaitu golok. Dan saat dilihat golok tersebut terdapat sebuah pesan mengerikan yang menuliskan “ This is what cheaters get “. Dan tidak hanya tulisan itu saja, ada 1 pesan lagi dengan tulisan “ cheaters and liars ” dan ” you’re next, George Sawyer “, ditulisan kedua terdapat sebuah nama yang ditulis. Pesan yang ia buat ternyata untuk seorang tukan selingkuh dan pembohong. 

Kejadian yang mengerikan itu ditemukan oleh seorang polisi Bahama, ia juga merespon ada teriakan. Ternyata pacar dari Brown-Cox, yang bernama Prince Hepburn juga ditemukan dengan kondisi pergelangan tangan tersayat saat polisi datang untuk menangkapnya. 

Pembunuhan Demi Memicu Perang Antar Ras

Charles Manson telah menulis pesan kepada Patricia Krenwinkel, pesan itu ditulis menggunakan darah yang mana tertulis “ Helter Skelter “. Dan pada tahun 1969 Patricia Krenwinkel ini menuruti pesan tersebut, karena yang mana katanya keluarga Manson akan melakukan perang antar ras itu sudah diramalkan, adalah “ Helter Skelter “. 

Dan tidak lama kemudian Manson menemani Krenwinkel serta 5 orang untuk menjalankan sebuah kasus pembunuhan yang sangat brutal kepada Rosemary LaBianca dan Leno agar memicu perang. Saat itu 2 korban telah diikat dan keadaan kepala ditutupi dengan sarung bantal, mereka disiksa oleh pelaku menggunakan sangkur di sebuah ruang tamu. Setelah mereka sudah menyiksa kedua korban, sebelum pergi untuk meninggalkan lokasi kejadian. Krenwinkel meninggalkan sebuah pesan yang bertulis “ kematian untuk para babi “ dan “ bangkit “, itu ditulis pada dinding. 

Pembunuhan yang Belum Tertangkap Hingga Saat Ini

Pada suatu hari Hartnell melakukan liburan dengan piknik di Danau Berryessa dengan Cecelia Shepard. Saat itu juga Hartnell diserang dengan seorang pria yang memakai masker eksekusi, pria itu juga mengangkat senjata kemudian mengikat kedua orang mahasiswa ini dan menusuk nya. Pembunuh zodiak atau Zodiac Killer telah diketahui dan dipercaya telah meninggalkan sebuah pesan menggunakan tinta hitam pada pintu mobil VW Bryan Hartnell. 

Sang pelaku selalu meninggalkan sebuah pesan setiap kasus pembunuhan yang dilakukan, pesan itu merupakan sebuah lingkaran silang dan terdapat gambar tangan kirinya. Saat ia meninggalkan pesan tersebut, ia juga sambil menelpon polisi melaporkan atas perbuatan yang dilakukannya. 

Dari kejadian kasus pembunuhan di atas bisa kita simpulkan bahwa setiap manusia bisa melakukan suatu hal kejam yang tidak bisa ketahui kapan itu akan terjadi, maka dari itu untuk kita harus waspada pada saat kita berada dimana dan kapanpun.